Tidur

Tidur adalah keadaan istirahat alami pada berbagai binatang menyusui, burung, ikan, dan binatang tidak bertulang belakang seperti lalat buah Drosophila. Pada manusia dan banyak spesies lainnya, tidur adalah penting untuk kesehatan. Tanda tanda kehidupan seperti kesadaran, puls, dan frekuensi pernapasan mengalami perubahan. Dalam tidur normal biasanya fungsi saraf motorik juga saraf sensorik untuk kegiatan yang memerlukan koordinasi dengan sistem saraf pusat akan diblokade, sehingga pada saat tidur cenderung untuk tidak bergerak dan daya tanggappun berkurang. Fase peralihan dari sadar ke tidur disebut sebagai pradormitium dan fase peralihan dari tidur kembali ke sadar disebut sebagai postdormitium. Didalam ilmu kedokteran ilmu yang mempelajari gangguan tidur disebut sebagai somnologie. Dalam bahasa Banjar (bjn), tidur disebut guring (tetapi gurin dalam bahasa Melayu Sarawak artinya berbaring).
Manusia menghabiskan sepertiga dari waktu hidupnya dengan tidur. Kita perlu hal ini, tetapi tak satupun yang tahu pasti apa gunanya tidur secara ilmiah. Artikel ini akan memberikan sedikit gambaran tentang aspek dari tidur tersebut mulai dari prosess fisiologis, selanjutnya patologis ( gangguan tidur ) dan teori tidur serta mimpi.

Berikut beberapa fakta menarik seputar tidur:

1. Tahapan tidur
Selama tidur malam, ada lima tahapan tidur yang berbeda dan berbeda satu sama lain, yaitu:
a. Tahap 1 (5-10 menit pertama), yaitu masa transisi antara sadar dan tidur.
b. Tahap 2 (sekitar 20 menit), suhu tubuh mulai menurun dan detak jantung mulai melambat.
c. Tahap 3 merupakan masa transisi antara tidur ringan dan tidur yang sangat dalam.
d. Tahap 4 (sekitar 30 menit), yaitu tidur nyenyak yang berlangsung. Mengompol dan tidur sambil berjalan biasanya terjadi pada akhir tahap 4.
e. Tahap 5, kebanyakan mimpi terjadi pada tahap 5 yang dikenal sebagai tidur gerakan mata cepat atau rapid eye movement (REM). Tidur REM ditandai dengan gerakan mata, meningkatnya laju respirasi dan aktivitas otak, serta otot-otot menjadi lebih rileks.
2. Ketika tidur nyenyak, napas, denyut jantung dan tekanan darah mencapai tingkat terendah sepanjang hari.
3. Rata-rata orang terbangun sekitar enam kali per malam.
4. Dalam waktu 24 jam dari jam biologi tubuh, waktu paling ‘down’ adalah jam 1-6 pagi, kemudian 3 jam setelah makan siang.
5. Otot-otot tubuh menjadi lumpuh ketika tidur
6. Suhu tubuh turun di pagi hari, mencapai rendah di sekitar jam 4 pagi dan kemudian naik lagi sebelum fajar.
7. Para peneliti tidak pernah bisa setuju persis mengapa tubuh butuh tidur, kecuali untuk memulihkan tubuh dan otak.
8. Perempuan dan orangtua paling sering menderita insomnia.
9. Bahkan ketika tidur sangat mendalam, masih ada bagian tubuh yang menangkap suara dan sinyal dari ‘dunia’ sekitar. Itu sebabnya mengapa orangtua terbangun ketika bayi menangis, tetapi mereka tidak mendengar ‘lolongan’ angin tenggara.
10. Selama bermimpi, pola otak sama dengan ketika sedang melakukan latihan saat terjaga.
11. Lebih susah membangunkan anak kecil ketimbang orang dewasa, dan biasanya anak akan tampak bingung dan tidak ingat apa-apa ketika bangun.

Tanda-tanda bahwa tubuh merasa lelah mudah karena kurang tidur dikenali, antara lain seperti dikutip dari Prevention, Senin (17/5/2010), sebagai berikut.
1. Segala sesuatu menjadi tampak rumit
Menurut seorang peneliti dari University of California, Sean Drummond, PhD, kurang tidur bisa membuat hal-hal sepele menjadi tampak begitu rumit. Dampaknya, seseorang menjadi sulit untuk mengingat hal-hal detail, tidak bisa memilah dan mengingat informasi penting, serta sulit untuk menyesuaikan diri dengan perubahan jadwal yang mendadak.

2. Tetap merasa lapar meski makan seharian
Penelitian menunjukkan, kurang tidur dapat menurunkan kadar gula dalam darah. Kondisi ini menghambat produksi leptin, hormon yang mengontrol nafsu makan. Sebaliknya, produksi hormon ghrelin yang memicu rasa lapar akan meningkat. Celakanya, pada kondisi seperti ini tubuh akan merasa lebih membutuhkan gula daripada karbohidrat yang lebih kompleks.

3. Menjadi mudah terserang flu
Kurang istirahat membuat daya tahan tubuh melemah, sehingga mudah terinfeksi virus maupun bakteri. Menurut sebuah penelitian, tidur selama 8 jam/hari mampu menurunkan risiko terkena flu sebanyak 3 kali lipat dibandingkan hanya tidur selama 7 jam/hari. Menurut penelitian yang lain, tidur selama 4 jam/hari bahkan membuat vaksin flu tidak bekerja.

4. Menjadi lebih sentimental dan mudah menangis
Sebuah penelitian pernah dilakukan untuk mengamati hubungan antara kurang tidur dengan emosi yang tidak stabil, dengan cara memperlihatkan gambar seram pada partisipan yang tidak tidur semalaman. Lewat pemindaian otak, tampak adanya peningkatan aktivitas hingga 60 persen pada amygdala, bagian otak yang bertanggung jawab atas rasa takut dan gelisah. Bentuk emosi lain yang bisa muncul adalah rasa sedih, mudah tersinggung, dan kadang-kadang cepat marah.

5. Menjadi lebih kikuk dan ceroboh
Sejumlah bukti ilmiah menunjukkan, kurang tidur membuat respon motorik menjadi lebih lambat dan tidak akurat, refleks berkurang dan tidak bisa fokus pada satu aktivitas. Penyebab pastinya belum diketahui, namun para ahli meyakini bahwa itu merupakan dorongan kuat dari tubuh untuk tidur. Kikuk atau canggung bahkan sudah bisa disebut sebagai ‘microsleeps’ atau tidur dalam skala mikro.
gambaran orang tidur

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Tidur

  1. pkdryankes berkata:

    Comentar dari: Ignatius Purwo M.S. (email: ignatiuspurwo@gmail.com)

    Artikel yang sangat menarik, ringan, menambah wawasan dan yang pasti sangat mengasyikan untuk disimak. Terima kasih untuk dr. Widayanto yang telah mengirimkan artikelnya, postingan selanjutnya kami tunggu dok……..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s